Selasa, 18 Januari 2011


Ada-ada saja memang cara sejumlah perusahaan dalam memanfaatkan fenomena tablet PC yang tengah memuncak belakangan ini. Salah satunya bahkan menawarkan cover (pembungkus) tablet PC yang mampu melakukan pengisian baterai dengan memanfaatkan tenaga matahari.

Eclipse Solar Gear -- demikian nama produk unik tersebut. Sekilas, alat ini memang seperti cover notebook pada umumnya. Namun jika lebih ditelisik lagi ke bagian dalamnya, alat ini dilengkapi dengan panel solar film tipis nan fleksibel.

perangkat inilah yang memiliki peran untuk menyediakan tenaga hingga 4 watt ketika digunakan untuk men-charging perangkat mobile.

Selain itu, pembungkus tablet PC ini juga disertai dengan portable power pack yang dilengkapi dengan baterai lithium ion untuk penyimpanan energi serta connector mini USB.

Untuk memiliki alat ini, pengguna harus merogoh kocek USD 129,95 untuk cover yang berukuran 7 inch. Namun bagi pengguna iPad yang memiliki ukuran layar 9,7 inch tak usah khawatir.

Sebab, perusahaan pembuat Eclipse Solar Gear telah mempersiapkan untuk membuat alat serupa dengan ukuran lebih besar, yakni 10 inch. Alat ini nantinya mampu menyediakan power hingga 8 watt dan diklaim bakal cocok dengan iPad dan tablet PC lainnya yang berukuran besar.

sumber: http://www.detikinet.com

'Segera Hadir, iPhone 5 Dirombak Habis-habisan'



Apple iPhone 5 diprediksi segera dirilis. Sebagai salah satu smartphone terpopuler, banyak spekulasi beredar mengenai seperti apa iPhone 5. Konon, CPU baru yang powerful dan redesain bentuk fisik jadi salah satu nilai jualnya.

Mengutip sumber yang diklaim amat terpercaya, situs teknologi Engadget, menyatakan Apple bakal memberi teknologi mobile terkini di iPhone 5. Termasuk CPU A5, prosesor dual core berbasis ARM Cortex A9 yang dijanjikan membuat ponsel lebih bertenaga.

Kemudian, desain iPhone 5 akan berubah total sehingga wujudnya cukup berbeda dibanding para pendahulunya. Prototipe iPhone 5 tersebut dilaporkan sudah diujicoba oleh para staff di kantor pusat Apple.

Terakhir, teknologi GSM radio di iPhone 5 tak lagi memakai chipset dari Infineon, melainkan produk Qualcomm. Konon, hal ini untuk menghindari masalah 'antennagate' yang sempat jadi kasus di iPhone 4.

 iPhone 5 diproyeksi akan meluncur bulan Juni 2011. Kita tunggu saja tanggal mainnya dan membuktikan apakah semua rumor yang kini berkembang benar adanya.



sumber: http://www.detikinet.com

Kamis, 13 Januari 2011

Beberapa waktu lalu, detikINET sempat mengulas kesan pertama menggenggam LG Optimus One. Kini akan coba lebih lanjut menguji lebih dalam dari kemampuan ponsel yang dibanderol Rp 2,9 juta ini. 

LG Optimus One termasuk salah satu produk sukses LG di pasar global. Kini, Optimus One sudah dipasarkan di tanah air. Kesan pertama ketika detikINET memegang ponsel ini adalah kebersahajaan yang dipancarkannya. 



Tampil Bersahaja

Wujud fisik ponsel tak neko-neko. Material plastik dominan di casing ponsel, dengan hiasan perak di sekelilingnya.

Empat buah tombol navigasi khas Android mejeng di bagian bawah layar seluas 3,2 Inch. Colokan headset standar 3,5 Inch, lubang USB, sebuah speaker depan, tombol volume dan tombol on/off tampak menghiasi sekujur bodi. Tidak ada tombol dedikasi khusus untuk kamera.


Dari sisi layar, ponsel ini mengandalkan teknologi HVGA (320 x 480-pixel) LCD. Lagi-lagi kebersahajaan tampak di sini terkait tidak diterapkannya teknologi yang lagi ngetren, taruhlah Amoled atau S LCD.

Namun demikian, kejernihan layar tetap terjaga dan warna-warna mampu diterjemahkan cukup baik. Di bawah sinar matahari, ponsel ini masih cukup nyaman digunakan.

Optimus One memakai teknologi layar kapasitif. Saat disentuh dengan jari, terasa layarnya responsif, hanya saja terkadang butuh dua atau tiga kali sentuhan untuk mengakses aplikasi.

Ponsel ini juga mendukung pinch to zoom, cukup mencubit layar maka halaman web atau gambar dapat dizoom. Tak ketinggalan ada fitur akselerometer untuk mengubah orientasi  layar. Sayang kurang responsif dan terkadang butuh waktu lama agar layar menyesuaikan diri dengan gerakan ponsel.





Spesifikasi Lumayan

Sistem operasi di Optimus One sudah Android 2.2 alias Froyo yang termasuk salah satu daya pikatnya. Sebab, ponsel sekelas bahkan malah di atasnya banyak yang masih menggunakan Eclair atau lebih jadul lagi. Bahkan konon, LG sudah menyiapkan upgrade Gingerbread untuk Optimus One. Dengan Froyo, pengguna menikmati beberapa peningkatan, seperti performa CPU lebih baik.



Beralih ke sisi kamera, LG cuma menyediakan resolusi 3 megapixel. Tidak ada fitur flash sehingga pengguna harus pasrah jika obyek foto dalam kondisi gelap. Untungnya tersedia modus malam yang cukup menolong. Ketika dicoba di luar ruangan dan sinar cukup, hasil foto terbilang bagus.

Untuk pemotretan dalam cahaya rendah, kesan suram mulai terasa. Noise pun bermunculan. Penggguna juga dapat merekam video dengan kualitas VGA@18fps. Hasilnya cukup bisa diandalkan dalam cahaya memadai.

Soal pemutar musik, LG Optimus One terkesan seadanya. Tidak disematkan equalizer untuk mengatur nada yang diinginkan. Ketika musik diputar via speaker, suara yang terdengar lumayan jernih. Sayang saat volume diputar maksimal, terdengar suara cempreng.

Headset bawaan ponsel ini juga kurang nendang. Namun dengan colokan standar, kita dapat membeli headset pilihan. Optimus One juga menyediakan radio, dengan syarat pengguna harus memasang headset.

Urusan konektivitas, Optimus One menyediakan akses lengkap. Terdapat HSDPA, Wi Fi, sampai A GPS. Soal aplikasi, ponsel ini sudah menyematkan 14 aplikasi bawaan yang gunanya bermacam-macam. Jika kurang puas, pemakai dapat langsung mengakses Android Market untuk menambah aplikasi kesukaannya.

Ponsel ini memiliki CPU 600 MHz dan RAM 512 MB. Dalam menjalankan operasi dasar, ponsel ini tak memiliki kesulitan berarti. Hanya saja ada catatan khusus saat detikINETmemainkan Angry Birds. Di tengah-tengah permainan, terkadang game tersendat-sendat, bahkan macet. Jika sudah begini, terasa kegunaan fitur TasKiller untuk mematikan aplikasi.

Optimus One dibekali baterai berkekuatan 1500mAh. Dalam pemakaian wajar, ponsel ini dapat bertahan lebih dari satu hari. Optimus One hanya memiliki memori internal 170MB namun dapat diekspansi via MicroSD. Asyiknya, ada bonus memori 2GB saat pembelian.

Kesimpulannya, jika Anda tidak terlalu mementingkan bentuk fisik sebuah ponsel pintar, LG Optimus One menjanjikan performa solid di kelasnya. Namun jika Anda memperhitungkan sebuah ponsel dari segi desain yang atraktif, sepertinya Optimus One tidak begitu cocok untuk Anda.


Kelebihan:
- Sudah adopsi Android Froyo
- Layar sentuh responsif

Kelemahan:
- Kamera tidak memiliki flash dan tombol khusus
- Desain sederhana

Spesifikasi LG Optimus One

  • Prosesor: Qualcomm MSM7227, 600 MHz
  • Memory: 512MB RAM dan 170MB ROM
  • Kamera: 3,15 MP, Autofocus
  • Layar: Touchscreen kapasitif 3,2 inchi, 320 X 480 pixel
  • Bobot: 129 gram




Rabu, 12 Januari 2011

Inikah Teknologi di Samsung Galaxy S2


Samsung Galaxy S sukses menjadi smartphone Android terpopuler. Tak salah jika Samsung tengah menyiapkan generasi penerusnya, yang konon bakal diperkenalkan pada ajang Mobile World Conggress (MWC) di bulan Februari.

Pabrikan asal Korea Selatan ini memang punya target ambisius di tahun 2011, dengan proyeksi 60 juta unit smartphone terjual. Kemungkinan, Galaxy S2 atau apapun namanya nanti akan jadi salah satu jagoan mereka dalam memikat pembeli. 

Seperti apa kira-kira teknologi barunya? Dari berbagai kabar yang sudah liar beredar di dunia maya dan detikINET kutip dari UnwiredView, Rabu (12/1/2011), Galaxy S2 konon punya prosesor dual core. Sementara sistem operasinya sudah Android Gingerbread alias versi 2.3. 

Selain itu, layar Super Amoled Plus yang merupakan generasi baru dari Super Amoled diproyeksikan hadir pula di Galaxy S. Masuk akal karena teknologi tersebut saat ini sudah ada di handset Samsung Infuse 4G yang bakal dipasarkan di Amerika Serikat. 

Meniru Google Nexus S, Galaxy S2 diperkirakan memiliki support Near Field Communication (NFC), sebuah fitur di mana handset bisa dipakai untuk transaksi pembayaran.  Namun tetap perlu dicatat semua itu masih berupa rumor yang masih perlu pembuktian di ajang MWC nanti.


sumber: http://www.detikinet.com

Dibanding iPhone, Android Lebih Mudah Terserang Virus

Android diduga lebih mudah terserang virus dibanding dengan iOS besutan Apple. Hal ini dikarenakan sistem operasi besutan Google itu bersifatopen-source, sehingga lebih mudah diserang oleh para hacker.

"Android itu bersifat open-source, yang berarti hacker dapat dengan mudah memahami arsitektur dan source code di dalamnya," ujar Steve Chang, Chairman of Trend Micro, dikutip detikINET dari Businessweek, Rabu (12/1/2011).

Berbeda dengan sistem operasi ponsel lainya, Google memang mengizinkan para pengembang aplikasi untuk mengakses hingga ke 'bagian dalam' Android. Berbanding terbalik dengan iOS, yang setiap aplikasi saja butuh perizinan dari Apple sebelum dipasarkan di iTunes. 

Hal itulah yang diduga pembesut software antivirus asal Jepang itu berpikir bahwa iOS lebih aman ketimbang Android.

"Kita harus berikan apresiasi kepada Apple, karena mereka sangat berhati-hati. Jadi hampir tidak mungkin ada virus di iPhone," tambah Chang.

Chang juga berpendapat, dalam beberapa tahun ke depan banyak pengguna Android yang akan membeli aplikasi keamanan untuk ponselnya. Dan seperti diketahui, bahwa Trend Micro juga telah merilis antivirus untuk Android.


sumber: http://www.detikinet.com

Selasa, 11 Januari 2011

Verizon iPhone 4 goes the CDMA way with an antenna redesign

Turns out the expected Verizon's big announcement today is all about the CDMA iPhone 4. Apple's latest gadget has the same specs as its GSM sibling (sorry guys, no LTE) and will hit the Verizon's US network on 10 February.
The CDMA iPhone 4 has been finally unveiled at the Verizon's press-conference. It won't be exclusive to Verizon only, but it's the first CDMA carrier to offer it.

The CDMA iPhone 4 has the same specs as its GSM-version - the Retina display, 1GHz Apple A4 processor, 512MB RAM, 5 megapixel camera with LED flash and 720p video recording, 16GB or 32GB internal storage and various connectivity options. There won't be LTE support.
The one thing that's changed for sure is the antenna - it's re-designed to work with CDMA networks and is divided into slightly different parts. The volume keys are also a wee bit offset so that may turn a bummer with tightly cut full-body cases.
The iPhone 4 won't be able to do voice and date simultaneously (a CDMA network limitation), but Verizon's CDMA development team promises to fix that in the upcoming months. Verizon claims its 3G network is great and the iPhone 4 will take full advantage of it.
Since this one doesn't have the SIM card slot seen on the last week's leaked pictures of the iPhone spare parts so perhaps these are either fake or they really represent the next-gen iPhone 5.
Verizon will offer the iPhone 4 on contract for $199 (16GB) and $299 (32GB). The contracts include use for a new iOS feature called Personal Hotspot. It's an expanded way of tethering other devices to use your phone's 3G connection. In addition to offering connection over USB and Bluetooth, the new Personal Hotspot creates a Wi-Fi access point too.
For what it's worth, the Verizon iPhone 4 runs a yet unseen version of Apple's iOS, called iOS 4.2.5. Perhaps the Personal Hotspot option is part of it and we may see it on all other iOS devices in the future.
The exclusive pre-orders for existing Verizon customers start on 3 February, while it will become available in every Verizon store on 10 February.

Cara Baru, Mengisi Baterai dengan 'Menghirup' Udara

Beberapa tahun ke depan, mengisi baterai menggunakan energi listrik mungkin akan kuno. Karena akan bermunculan cara baru mengisi baterai yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi. Salah satu contohnya, mengisi baterai dengan 'menghirup' udara!

Ya, ide segar tersebut datang dari IBM dan masuk dalam salah satu dari lima inovasi teknologi yang disiapkan IBM dalam waktu lima tahun ke depan. Disebutkan IBM, kemajuan di bidang teknologi baterai dan transistor memungkinkan sebuah perangkat bertahan 10 kali lipat dari kemampuannya saat ini. 

IBM memperkirakan, para ilmuwan di tahun-tahun mendatang tidak lagi mengembangkan baterai lithium-ion berat seperti digunakan saat ini. Salah satu alternatifnya, yakni dengan membuat baterai dapat diisi dengan udara. 

"Mereka membuat baterai yang menggunakan udara yang kita hirup dan selanjutnya dapat bereaksi terhadap bahan metal padat energi sehingga baterai bisa lebih tahan lama," terang IBM dalam keterangan tertulis, Selasa (11/01/2011). 

Disebutkan IBM, jika berhasil hasilnya adalah baterai yang dapat diisi ulang, ringan, berdaya besar dan mampu memberi daya apa saja, mulai dari perangkat konsumer hingga mobil listrik.  

IBM juga merekayasa ulang blok bangunan dasar dari perangkat elektronik yaitu transistor, agar jumlah energi per transistor dapat ditekan menjadi kurang dari 0,5 volt. 

"Dengan kebutuhan energi yang rendah, kita mungkin tidak lagi membutuhkan baterai dalam perangkat kecil tertentu, seperti ponsel atau e-reader," jelas IBM. 

Hasilnya, disebutkan IBM adalah perangkat elektronik tanpa baterai yang dapat di isi ulang dengan teknik yang disebut energy scavenging. Teknologi ini sudah digunakan beberapa produk modern, misalnya jam tangan. Dengan demikian, jam ini tak perlu lagi diputar dan dapat di isi baterainya dengan menggerakan lengan.


sumber: http://www.detikinet.com

Senin, 10 Januari 2011

5 Gadget Terbaik CES 2011

Tiap tahunnya gelaran Consumer Electronics Show (CES) melahirkan gadget-gadget mutakhir yang laris di pasaran. Begitu juga tahun ini. Berikut adalah 5 Gadget Terbaik CES 2011

1. Motorola Xoom

Salah satu pembunuh iPad di CES 2011. Xoom dipersenjatai dengan prosesor dual core yang punya kecepatan 1 GHz. Selain  itu, Xoom juga ditenagai oleh memori sebesar 1 GB, kapasitas penyimpanan internal 32 GB dan bisa diperbesar dengan memakai kartu SD.

Untuk layar, Motorola memasang layar LCD berukuran 10.1 inchi. Xoom juga dilengkapi dua kamera, yakni beresolusi 2 MP di bagian depan dan 5 MP di bagian belakang yang disertai lampu flash.

Honeycomb alias Android 3.0 diklaim sebagai sistem operasi Android pertama yang diciptakan khusus untuk tablet. Xoom menjadi istimewa karena menjadi tablet pertama yang mengadopsi Honeycomb.
2. BlackBerry PlayBook

Tablet lain yang juga hadir untuk membunuh iPad. Dengan prosesor Cortex A9 dual-core, serta layar 7 inch. PlayBook bakal memuaskan dahaga pengguna BlackBerry akan tablet PC.


3. Motorola Atrix

Motorola memperkenalkan ponsel Android 4G terbaru. Ponsel yang dilengkapi prosesor dual-core Nvidia Tegra 2, RAM 1GB, dan OS Android 2.2 Froyo ini diberi nama Motorola Atrix 4G.

Dari sisi tampilan, ponsel ini masih menggunakan Motoblur UI layaknya ponsel generasi sebelumnya. Ponsel ini memiliki kapasitas penyimpanan internal 16 GB, dan dapat diisi dengan memory card maksimal 32 GB. Diperkirakan Atrix 4G hadir triwulan pertama 2011 ini.


4. Sony OLED 3D Headset

Headset 3D Sony ini berbentuk seperti properti dalam film Tron: Legacy. Perangkat ini cocok digunakan sebagai pasangan TV 3D berteknologi OLED, Plasma, LED dan sebagainya. Headset ini dipaket dengan dua buah 3D OLED display beresolusi 1280 x 720 pixel.


5. Sony Bloggie 3D

Ini adalah perangkat kamera poket 3D pertama di dunia. Produk ini memiliki dua lensa, dua image sensor, serta stereo mic untuk membuat video 3D amatiran. Harganya disebut lebih murah dari camcorder saat ini.

Motorola Siapkan 800 Ribu Tablet Xoom


Motorola tampak percaya diri dengan komputer tablet Xoom. Vendor asal Amerika Serikat ini dilaporkan telah memesan 700 sampai 800 ribu unit Xoom pada para pabrikan komponen, untuk persediaan di kuartal satu 2011.

Mengutip sumber dari kalangan pembuat komponen Xoom yang tak disebut identitasnya, media DigiTimes yang berbasis di Taiwan melaporkan pemesanan bahkan bisa mencapai satu juta unit. Xoom dinyatakan bakal tersedia dalam empat warna.

Para pembuat komponen asal Taiwan sepertinya telah dipercaya Motorola untuk membesut tablet Android ini. Di antaranya adalah Catcher Technology, Foxconn Technology sampai Silitech Technology.

Meski belum dipasarkan, banyak pihak memuji performa Xoom. Seperti dikutip detikINET Dari PCMag, Selasa (11/1/2011), tablet ini disebut-sebut sebagai tablet pertama yang benar-benar memiliki modal untuk melawan Apple iPad.

Diperkenalkan pada acara Consumer Electronic Show (CES) 2011, Motorola Xoom adalah tablet pertama yang mengadopsi sistem operasi Android Honeycomb. Tablet ini juga memiliki prosesor dual core. Namun sampai saat ini, harga dan tanggal pemasaran Xoom belum diumumkan.

sumber: http://www.detikinet.com

RIM Rancang BlackBerry Dual Core


Research in Motion (RIM) tidak mau ketinggalan kereta melihat tren prosesor dual core di perangkat mobile. Produsen BlackBerry ini mengkonfirmasi akan merilis smartphone BlackBerry dengan prosesor 'dua otak'.

"Kami sedang mengerjakan smartphone multi core dan QNX adalah platform multi core kami untuk perangkat semacam itu," demikian ucapan Mike Lazaridis, co-CEO RIM.

QNX adalah sistem operasi milik RIM yang sekarang baru diimplementasikan dalam tablet BlackBerry PlayBook. Hanya saja Lazaridis menyatakan BlackBerry dual core adalah proyek jangka panjang. Artinya, konsumen belum akan mendapatkannya di pasaran dalam waktu dekat.

Sekarang ini, fokus RIM memang baru dicurahkan untuk PlayBook. Saat ditanya kenapa handset BlackBerry tak segera saja dipasarkan dengan mengadopsi prosesor dual core, Lazaridis menimpali bahwa keawetan baterai, ukuran, berat dan ongkos pembuatan masih jadi faktor penghalang.

"Saya pikir platform multi core saat ini baru sempurna untuk tablet saja," terang dia, dilansir TechRadar dan dikutip detikINET, Selasa (11/1/2011). RIM pun menunggu sampai komponen hardware untuk ponsel berbasis dual core telah sesuai dengan keinginan mereka.

Saat ini, beberapa produsen sudah menyiapkan ponsel dual core, sebut saja vendor Motorola dan LG Electronics. Sepertinya, RIM juga ingin melihat dahulu bagaimana tanggapan konsumen terhadap smartphone dual core tersebut sebelum memasarkan sendiri

sumber: http://www.detikinet.com

Toshiba Luncurkan Satellite dan Qosmio Baru


Toshiba meluncurkan jajaran laptop Satellite dan Qosmio terbaru mereka yang telah dilengkapi prosesor Core i3, i5 dan i7. Produk ini masuk kelas premium karena harganya lumayan tinggi.

Yang pertama adalah Satellite E305 yang dilengkapi prosesor Core i5 generasi kedua. Berbekal display 14 inch dan keyboard chiclet, laptop ini dilengkapi cover aluminium.

E305 juga dilengkapi port USB 3.0, WiMax modem, serta hybrid storage antara 500 GB hardisk dengan 4 GB flash memory. Yang unik dari laptop ini, pengguna tetap bisa mendengarkan musik meski laptop dalam keadaan mati.

Produk Satellite lainnya meliputi: A660, M640, dan L650. Satellite A660 dilengkapi grafis diskret Nvidia dengan pilihan CPU Core i3 atau i5. Sementara M640 adalah laptop 14 inch dengan prosesor Core i5.

Yang terakhir adalah Satellite L650 yang menawarkan display 15,6 inch, 640 GB hardisk, dan 4GB memori RAM.

Bagi kalangan gamer dan pecinta multimedia, Toshiba memiliki Qosmio X505 yang dilengkapi prosesor Core i5 dan i7. Laptop ini memiliki display 18,4 inch dengan teknologi 3D di dalamnya.

detikINET kutip dari Electronista, Senin (10/1/2011), jajaran laptop terbaru Toshiba ini dijual dengan harga terendah mulai dari US$ 1.299 atau sekitar Rp 11 Jutaan.

sumber:http://www.detikinet.com

Sabtu, 08 Januari 2011

TV 3D Berbahaya Bagi Kesehatan?



Berencana membeli televisi 3D? "Sebaiknya jangan, demi kesehatan Anda," ujar seorang ahli bernama Mark Pesce. Walau pendapat tersebut tentu ditentang para produsen TV 3D, namun mereka tetap memberi peringatan kesehatan bagi konsumen. Benarkah teknologi TV masa depan ini berbahaya bagi kesehatan?

Seperti dikutip detikINET dari techradar, Senin (12/7/2010), situs Samsung Australia sebelumnya malah pernah memperingatkan bahwa 3D TV memiliki beberapa efek bagi mata, seperti sakit mata dan kepala. "Saat Anda kurang fit, butuh tidur, atau dalam kondisi mabuk alkohol, sebaiknya jangan menonton 3D TV," tulis situs tersebut.

Beberapa saat lalu, film Avatar versi 3D pun mendapat keluhan dari beberapa pemirsanya. Riset menunjukan 15 persen dari pemirsa mengalami sakit kepala setelah melihatnya. Ini terjadi karena mata seolah 'ditipu', dengan banyaknya objek blur sepanjang film.

Lalu kesimpulannya apakah 3D TV berbahaya bagi mata? Berdasarkan penjelasan Mark Pesce, jawabannya adalah ya. Namun itu semua tergantung pribadi masing-masing.

Menurutnya, hal itu bukan karena teknologi 3D suatu merek, melainkan mata kita yang 'ditipu' gambar 3D. Padahal sebenarnya hanyalah 2D. Nah, karena itu mata butuh waktu untuk kembali ke kondisi normal.

"Jika Anda menonton 3D TV semalam suntuk, pasti kesehatan Anda bakal terganggu," papar Mark. Kesimpulannya berbahaya atau tidak itu semua tergantung dari masing-masing individu. Intinya saat menikmati 3D TV, lakukanlah jeda untuk menormalkan kembali kondisi mata. ( fw / ash ) 


sumber:http://www.detikinet.com

Jumat, 07 Januari 2011

LePad, Tablet Android dari Lenovo

Dalam showcase Lenovo, yang digelar bertepatan dengan Consumer Electronic Show 2011, Las Vegas, detikINET berkesempatan mencicipi tablet LePad dan laptop hybrid U1.

LePad, namanya mungkin berubah saat didistribusikan di luar China, adalah full tablet pertama dari Lenovo yang menggunakan sistem operasi Android. Perangkat ini pertama kali diperkenalkan pada 2010, namun ketika itu masih menggunakan Linux.

Sedangkan U1 merupakan paket yang menggabungkan LePad dalam sebuah laptop. Bagian layarnya bisa dicopot menjadi LePad, sedangkan bagian bawahnya adalah notebook berbasis Windows 7.

LePad

Kesan pertama yang muncul saat detikINET mencobanya adalah layar sentuhnya yang sangat responsif saat menjalankan Android. Agaknya Lenovo berhasil mengoptimalkan prosesor Qualcomm Snapdragon di dalamnya dengan Android 2.2 dengan tampilan custom.

Layar pembuka LePad berupa sebuah bidang yang dibelah empat. Di bagian tengahnya ada sebuah icon yang bisa digeser untuk mengubah ukuran keempat bagian layar.

Setiap bagian layar itu memiliki fungsi yang berbeda. Dalam perangkat yang dicoba detikINET, masing-masing area menunjukkan aplikasi, koleksi musik, koleksi video dan e-book.

Jika layar digeser, dengan menyapu jari di sepanjang permukaan layar, ke kiri adalah tempat widget Lenovo. Sedangkan ke kanan akan membuka koleksi aplikasi.

Lucunya, meski memakai Android, LePad tidak memiliki akses ke Android Market. Namun instalasi aplikasi lewat .apk tetap bisa dilakukan. Selain itu aplikasi juga tersedia lewat toko aplikasi Lenovo.

Salah satu aplikasi yang berjalan adalah game seperti Angry Birds. Selain itu kebanyakan aplikasi masih berbahasa China, sesuai tempat peluncuran pertamanya.

U1

Jika diletakkan pada dock U1, tablet LePad bisa berubah menjadi layar untuk menjalankan sistem Windows 7 yang ada di U1. Hal ini dilakukan cukup dengan menggeser sebuah switch di depan layar.

Perpindahan dari Android ke Windows 7 terbilang lancar. Meskipun butuh waktu beberapa saat di mana layar sempat gelap sepersekian detik.

Dalam modus Windows 7, layar sentuh masih tetap bisa digunakan. Namun tingkat responsifnya sedikit menurun dibandingkan saat memakai Android.

File yang tersimpan di dalam LePad bisa diakses melalui U1. Hal ini dilakukan lewat aplikasi LeNav dengan sistem sinkronisasi.

Saat LePad dicopot kembali, tubuh U1 masih bisa digunakan secara penuh. Cukup sambungkan ke monitor eksternal atau perangkat display lainnya, perangkat dengan prosesor Intel ULV ini bisa bekerja normal.



Kesimpulannya, LePad dan U1, bisa jadi alternatif tablet yang cukup baik. Tentunya harus didukung oleh ketersediaan aplikasi serta konten.

Juga, tak kalah penting, masih perlu dilihat apakah nantinya Lenovo bisa menghadirkan perangkat 2-in-1 ini dalam skema harga yang 'masuk akal'.

Lenovo mengatakan LePad dan U1 akan dipasarkan di China pada 2011 ini. Setelah itu, kemungkinan perangkat ini akan dihadirkan secara global sesuai kesiapan ekositem di masing-masing negara.

Di China, LePad akan dijual pada kisaran RMB 3499 (kurang lebih Rp 4,75 juta), sedangkan U1 pada kisaran RMB 8888 (sekitar Rp 12 juta).

 
Spesifikasi:
Prosesor Qualcomm Snapdragon 1.3 Ghz (LePad)
Prosesor Intel CULV
Layar 10.1"
Koneksi 3G pada LePad


sumber: http://www.detikinet.com

Selasa, 04 Januari 2011

PayBox.me,bisnis online baru dgn jumlah income tak terbatas,gratis $25 untuk join

Bisnis online baru bernama PayBox.me yang memberikanjumlah incometak terbatas. $25 akan di berikan secara cuma-cuma setelah kamu mendaftar. Selain itu kamu juga akan mendapatkan $10 jika ada temen kamu yang gabung menejadi refferal kamu. klo kamu penasaran silahkan aja kunjungi websitenya......


http://www.paybox.me/r/dedy2011


selamat mencoba

Gambar 3DS Ramaikan Internet

ebuah gambar yang diklaim sebagai wujud update 3DS yang akan dirilis Nintendo Februari 2011 meramaikan internet.

Foto yang diambil dari sebuah forum game tersebut, memperlihatkan 3DS hadir dalam tampilan warna hitam. Versi seperti yang tampak pada gambar sebenarnya telah dipamerkan Nintendo tahun lalu, saat pertama kali memamerkan 3DS pada ajang E3 (Electronic Entertainment Expo) 2010.

Kala itu, Nintendo menampilkan nuansa black bezel dan blue bezel di sekitar
layar bagian bawah. Namun seperti dilansir Cnet dan dikutip detikINET, Rabu
(05/01/2010), perangkat game portable itu tampaknya sama sekali tidak jauh
berbeda dari model sebelumnya yang pernah diperlihatkan ke media.

Gambar ini diklaim berasal dari salah satu pegawai pabrik pembuatan perangkat game Nintendo. Video yang memperlihatkan perangkat game ini sempat hadir di YouTube namun kini sudah tak lagi menghiasi situs berbagi video tersebut.

Nintendo belum mengonfirmasikan bahwa perangkat di gambar bocoran itu memang benar 3DS yang akan diluncurkan, perusahaan pembuat perangkat game asal Jepang ini juga belum bersedia memberikan komentar.

sumber: http://www.detikinet.com

AOC Breeze, Tablet Android Rp 2 Jutaan

Menjual produk dengan harga rendah adalah salah satu strategi vendor untuk memikat konsumen. Ini pula yang jadi landasan AOC untuk merilis tablet Android berharga murah, yakni US$ 200 atau kurang dari Rp 2 juta.

Pabrikan yang lebih dikenal sebagai produsen layar terjangkau itu akan memamerkan tabletnya itu di Consumer Electronic Show (CES) yang sebentar lagi berlangsung di Las Vegas. Berbasis Android 2.1 atau Eclair, tablet ini dinamakan AOC Breeze.

Dengan harga yang termasuk paling murah dibanding para rival, spesifikasi seperti apa yang ditawarkan Breeze? Tablet berlayar 8 inch ini sepintas cukup bagus. Fitur yang disandang antara lain 4GB memori built in, slot MicroSD dan port USB.

Kemudian prosesor Breeze adalah Rockchip 600Mhz. Cukup rendah memang jika dibandingkan tablet papan atas semacam iPad dan Galaxy Tab. Namun dengan harga sedemikian murah, tampaknya konsumen tidak boleh terlalu banyak protes.

Dilansir Electronista dan dikutip detikINET, Selasa (4/1/2011), tablet tersebut niatnya akan dipasarkan mulai bulan Januari oleh vendor asal Taiwan ini. Hanya saja tidak diinformasikan di negara mana saja Breeze bakal tersedia.

"Saat mengembangkan tablet Breeze, kami mampu memanfaatkan kekuatan kami dalam industri komputer untuk menciptakan sebuah perangkat berkualitas dan user friendly," demikian klaim dari AOC mengenai tablet jagoan murah meriah ini.

sumber: http://www.detikinet.com

Senin, 03 Januari 2011

Pembuat Akun Palsu Diancam Denda USD 1.000


Iseng membuat akun palsu di jejaring sosial mungkin menjadi lelucon menyenangkan bagi sebagian orang. Namun sebaiknya jangan lakukan keisengan ini di California karena Anda bisa berurusan dengan pengadilan.


Ini bukan sekadar ancaman melainkan memang sudah ada hukum yang mengatur hal ini di salah satu negara bagian Amerika Serikat (AS) tersebut. 

California telah menetapkan Undang-undang yang siap membekuk para pembuat akun palsu atau siapa saja yang meniru orang lain di ranah online.

"Siapa saja yang dengan sengaja dan tanpa persetujuan meniru orang lain melalui atau di media internet atau media elektronik lainnya untuk tujuan merugikan, mengintimidasi, mengancam atau menipu orang lain, berarti telah melakukan pelanggaran pidana," demikian bunyi salah satu poin undang-undang tersebut, seperti dikutip detikINET dari San Fransisco Gate, Selasa (4/1/2010).

Hukumannya bagi para pelaku tak main-main. Mereka yang ketahuan membuat akun palsu bisa dijebloskan ke dalam penjara atau dikenai denda sebesar USD 1.000.

Minggu, 02 Januari 2011

microUSB menjadi charger standart baru EU

Tahun depan European Union akan mengganti charger lama dengan charger microUSB sebagai standart baru. Produsen ponsel pun sudah menandatangani memorandum tersebut. produsen tersebut antara lain Nokia, Apple, Samsung, LG, RIM, Sony Ericsson, Motorola, Huawei, Alcatel, NEC, Emblaze.
Kenyamanan adalah hal yang diharapkan.  Orang tidak akan diribetkan dengan membawa banyak charger untuk masing-masing piranti mereka. Mereka hanya cukup membawa satu charger untuk beberapa piranti. Penggunakan charger microUSB bermanfaat juga bagi lingkungan karena lebih dari 4000 ton charger akan dibuang jika orang mengganti pirantinya.
Ponsel dengan charger standart EU baru diharapkan keluar awal tahun 2011. Jika anda membeli ponsel dari produsen ponsel yang telah menandatangani memorandum tersebut, anda dipastikan mendapatkan charger microUSB.

Vodafone 845, Ponsel Android Senilai Rp 800 Ribu-an

Vodafone memberlakukan penurunan harga untuk salah satu ponsel Android mereka, Vodafone 845. Ponsel yang sebelumnya dibanderol 80 euro tersebut kini dijual seharga 70 euro, atau sekitar Rp 842 ribu. Itu saja sudah termasuk paket internet unlimited selama sebulan.

Jika menilik spesifikasinya, memang tidak ada yang istimewa dari ponsel Android 2.1 ini. Layarnya touchscreen 2,8 inchi kapasitif 320 X 240 pixel, 3G, Wi-Fi dan kamera.

Dikutip detikINET dari Unwired, Minggu (2/1/2011), pemangkasan harga yang diberlakukan Vodafone berharap dapat semakin menggenjot pengguna Android di seluruh dunia, terutama di tempat ponsel ini di pasarkan yakni kawasan Eropa dan Amerika.

Meski berbekal fitur minimalis, namun ponsel ini tetap menjadi primadona lantaran harga yang bersahabat. Bahkan di Indonesia belum ada vendor yang berani menjual ponsel sekelas Vodafone 845 di bawah Rp 1 Juta.

sumber: www.detikinet.com